Denpasar, Bali
Login Admin
I Made Mudiartana

I Made Mudiartana, S.Pd.SD., M.Pd.

Pengawas Sekolah Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar

Pendidikan

Redefinisi Esensi Komunitas Belajar: Mendorong Kombel PJOK Denpasar Utara Menjadi Ruang Inspirasi dan Solusi

06 September 2026 I Made Mudiartana
Redefinisi Esensi Komunitas Belajar: Mendorong Kombel PJOK Denpasar Utara Menjadi Ruang Inspirasi dan Solusi

Mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) memiliki kedudukan yang sangat strategis dalam Kurikulum Merdeka. PJOK bukan sekadar aktivitas fisik untuk mengeluarkan keringat, melainkan medium esensial untuk melatih nalar kritis, sportivitas, dan karakter peserta didik. Untuk mewujudkan pembelajaran PJOK yang bermakna, guru tidak bisa bergerak sendirian. Mereka membutuhkan wadah kolaborasi yang kuat, yang saat ini difasilitasi melalui Komunitas Belajar (Kombel).

Di wilayah Kecamatan Denpasar Utara, antusiasme guru-guru PJOK untuk berkumpul dan berdiskusi sangatlah patut diapresiasi. Namun, sebagai Pengawas Sekolah, saya menyadari adanya tantangan klasik yang sering dialami oleh banyak komunitas pendidik: pertemuan Kombel kerap terjebak pada rutinitas administratif semata. Berkumpul, bertukar dokumen Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) atau Modul Ajar, lalu selesai. Paradigma inilah yang menjadi fokus utama dalam agenda pendampingan Kombel PJOK Kecamatan Denpasar Utara belakangan ini.

Mengembalikan Ruh Komunitas Belajar Dalam setiap sesi pendampingan, saya senantiasa memantik refleksi para guru dengan sebuah pertanyaan mendasar: "Apakah Kombel kita sudah benar-benar menjawab kebingungan Bapak/Ibu di lapangan?"

Esensi sejati dari sebuah Komunitas Belajar bukanlah flashdisk berjalan untuk menyalin materi. Kombel harus dihidupkan sebagai ruang aman bagi para pendidik untuk "menelanjangi" kelemahan dan tantangan yang mereka hadapi di kelas. Saya mendorong rekan-rekan guru PJOK Denpasar Utara untuk menjadikan pertemuan Kombel sebagai arena membedah masalah nyata. Misalnya, bagaimana mengatasi rendahnya partisipasi siswa perempuan saat materi sepak bola, atau bagaimana memodifikasi alat pembelajaran ketika sarana prasarana olahraga di sekolah sangat terbatas.

Berkegiatan Berbasis Kebutuhan (Needs-Based Activity) Salah satu pergeseran penting yang kami sepakati dalam pendampingan ini adalah perancangan program Kombel yang tidak lagi bersifat top-down atau sekadar menggugurkan kewajiban. Setiap agenda pertemuan harus didasarkan pada asesmen kebutuhan anggota komunitas itu sendiri.

Jika mayoritas guru PJOK di Denpasar Utara sedang kesulitan merancang asesmen formatif yang tepat untuk keterampilan gerak, maka itulah yang harus menjadi menu utama diskusi. Dengan berkegiatan sesuai dengan kebutuhan riil, tingkat kehadiran dan antusiasme anggota akan terbentuk secara organik, karena mereka tahu bahwa mereka akan pulang membawa "oleh-oleh" yang langsung bisa diterapkan keesokan harinya di sekolah.

Dari Bertukar Materi Menjadi Berbagi Inspirasi dan Solusi Tujuan puncak dari pendampingan ini adalah mentransformasi Kombel PJOK Denpasar Utara menjadi inkubator solusi. Ketika seorang guru mempresentasikan Best Practice atau praktik baiknya, tujuannya bukan untuk pamer keberhasilan, melainkan untuk menginspirasi rekan sejawat.

Ketika Guru A membagikan keberhasilannya memodifikasi permainan tradisional Bali ke dalam pemanasan PJOK yang menyenangkan, Guru B dan Guru C dapat mengadaptasinya sesuai konteks sekolah masing-masing. Terjadilah siklus saling menginspirasi dan urun rembuk solusi. Pengawas sekolah hadir di tengah-tengah proses ini bukan sebagai instruktur yang mendikte dari depan, melainkan sebagai fasilitator yang menjaga ritme diskusi tetap konstruktif dan berpusat pada perbaikan kualitas belajar siswa.

Refleksi Ke Depan Membangun budaya belajar yang otentik di dalam sebuah komunitas memang membutuhkan waktu dan konsistensi. Namun, melihat percikan semangat dan keterbukaan rekan-rekan guru PJOK Kecamatan Denpasar Utara saat berbagi praktik baik, saya menaruh optimisme yang sangat tinggi.

Kombel PJOK Denpasar Utara kini sedang melangkah dari sekadar wadah kumpul-kumpul menjadi jantung inovasi pembelajaran. Karena pada akhirnya, guru yang hebat bukanlah mereka yang menyimpan ilmunya sendiri, melainkan mereka yang bersedia duduk melingkar, meracik solusi, dan tumbuh bersama komunitasnya demi memberikan layanan pendidikan jasmani terbaik bagi anak-anak kita.